| Users Online |
Guests Online: 2
Members Online: 0
Total Members: 56
Newest Member: Tirta
|
|
Welcome to Arkeologi Indonesia - situs arkeologi indonesia terjadul |
Sekilas Info: » MOHON MAAF KEPADA SEGENAP PENGUNJUNG... Karena permasalahan server lama yang tidak dapat diakses (mati total), kami kehilangan banyak file dan data. Bagi narasumber yang masih menyimpan salinan, kami harap berkenan memasukkan kembali ke web ini. Bagi yang sudah sempat mendaftar dan account-nya hilang, silahkan mendaftar kembali. Mohon maaf atas kekurangnyamanannya, kami tunggu karya anda disini. Salam hangat dan jabat erat, Soetomboz - Admin.
Arkeologi Indonesia - situs arkeologi Indonesia terjadul ! Dikatakan "terjadul" (ter-jaman dulu) bukan berarti kami malas atau tak ada waktu untuk mengupdate website, tetapi lebih dikarenakan arkeologi membahas benda, objek dan tempat yang dibuat atau ada sejak jaman dahulu kala. Semakin terjadul suatu objek atau situs arkeologi maka akan memiliki nilai arkeologis yang lebih tinggi dibandingkan dengan objek atau situs yang terjani (ter-jaman kini).
Walaupun kami lebih memprioritaskan liputan dan informasi terjadul, dalam beberapa kasus misalnya pada sub Etnoarkeologi, mau tak mau kami harus mau membuat tulisan terjani. Hal ini dikarenakan Etnoarkeologi merupakan salah satu cabang dari arkeologi yang membahas arkeologi kekinian alias terjani.
Akhirnya... walaupun belum 100% selesai dan Always Under Construction, kami mengaktipkan versi terbaru website Arkeologi Indonesia Terjadul! Kami selalu terbuka untuk usul/kritik/saran demi perbaikan.
|
|
Artikel Terjani |
Mengingat Sejarah di Waterloo Plein
Setiap pagi, sebagian warga Kota Jakarta datang ke Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Mereka ke sana untuk berbagai macam kegiatan. Sepanjang hari, tua dan muda juga wanita dan pria, datang untuk olah raga jalan kaki, senam, atau latihan bela diri di tempat itu. Tapi banyak juga yang hanya sekedar bersantai dan berekreasi. Tempatnya sungguh asyik dan lega. Soalnya, masih banyak sekali pohon rindang tumbuh di taman yang pada zaman Belanda diberi nama Waterloo Plein.
Keris Bagi Orang Melayu Bisa Jadi Lambang Kemegahan
KERIS adalah senjata atau alat yang digunakan oleh orang melayu pada zaman dahulu secara turun temurun yang digunakan lebih dari 600 tahun yang silam. Keris adalah senjata orang melayu yang dapat tempat istimewa oleh orang melayu karena keris merupakan lambang kemegahan bagi orang melayu, bagi seorang laki-laki keris juga menjadi lambang marwah dirinya. Selain untuk mempertahankan diri, keris juga telah menjadi kebanggaan budaya melayu. Pada umunya keris terbuat dari tembaga. Keris yang asli adalah keris majapahit yang tidak digunakan sebagai senjata melainkan sebagai azimat.
Mengintip Bangunan Makam Sultan Hurudji di Dalam Masjid
MAKAM raja pertama Boalemo, Sultan Hurudji merupakan makam tua yang sudah hadir sejak zaman kolonial Belanda. Makam ini terletak di Desa Modelomo Tilamuta atau tepat berada di tepi jalan ketika hendak menuju Pelabuhan Perikanan. Tak ada perhatian pemerintah, karena posisi makam bedada di dalam mesjid. Nama Sultan Hurudji sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Boalemo. Apalagi makam raja pertama Boalemo dengan nama lengkap Raja Hurudji Bin Idrus Andi Mappanyuki berada di dalam mesjid megah.
|
|
Berita Arkeologi |
Monumen Pers Nasional Kekurangan Dana
Monumen Pers Nasional yang berlokasi di Jalan Gajah Mada No. 59, Solo, Jawa Tengah, adalah saksi bisu terbentuknya organisasi kewartawanan di Indonesia dengan nama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1949. Berdasarkan hari kelahiran PWI itu, 9 Februari ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional. Untuk mengenang peristiwa tersebut, Monumen Pers Nasional diresmikan almarhum Presiden Soeharto pada 9 Februari 1978.
Mesjid Raya Pekanbaru Bukan Dipugar, Tapi Dirombak Total
Jika Anda saat ini pergi ke lokasi pemugaran atau revitalisasi Mesjid Raya Pekanbaru, jangan kaget kalau bentuk mesjid raya yang asli sudah tidak ditemukan lagi. Kini mesjid yang dibangun sekitar 100 tahun lalu itu sudah berubah bentuk menjadi mesjid modern. Jika sebelumnya mesjid raya yang didominasi warna kuning itu hanya satu lantai, kini telah berubah menjadi dua lantai. Ukurannya juga lebiuh besar dari mesjid yang lama. Bahkan yang sangat disayangkan, sumur tua yang ada di samping mesjid sudah ditiadakan.
Wow, Ada Piring Kuno Seharga Rp 1,4 M
Pernahkah Anda membayangkan memegang sebuah piring seharga Rp 1,4 miliar? Kalau belum, mungkin Anda tertarik melihat yang satu ini. Seorang nenek di Inggris baru-baru ini menunjukkan sebuah piring kuno miliknya saat seorang presenter acara TV bertajuk "Antiques Roadshow" menggelar acara di dekat rumahnya. Wanita lanjut usia bernama Wendy Jones itu menyerahkan sebuah piring yang ia ambil dari sebuah bufet. Dan, betapa terkejutnya dia setelah tim penaksir memberikan harga 100.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,4 miliar untuk benda itu.
|
|
Pojok Arkeologi |
Sayembara Tebak Usia Mumi
Cerita tentang sayembara menebak usia mumi di Giza, Mesir. Puluhan negara diundang oleh Pemerintah Mesir, untuk mengirimkan tim ahli Paleoantropologinya yang terbaik. Tapi, Pemerintah Indonesia lain dari yang lain, namanya juga zaman orde baru yang waktu itu masih bergaya represif. Makanya Pemerintah mengirimkan seorang aparat yang cukup kredible yaitu komandan intel. |
|
Artikel Terpopuler |
|
|
|
|
|