Arkeologi Indonesia

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
HOME Articles Berita Arkeologi Temuan Candi di Ketapang Kalimantan Barat

Temuan Candi di Ketapang Kalimantan Barat

E-mail Print PDF

KETAPANG, - Situs yang diduga merupakan candi ditemukan di Desa Negeri Baru, Kelurahan Mulai Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Enam orang tim arkeologi dari Balai Arkeologi Banjarmasin melakukan penelitian dan penggalian di lokasi tersebut sejak sepekan lalu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan  Pariwisata Ketapang, Yudo Sudharto, juga menduga bahwa rerentuhan bebatuan (berbentuk batu bata merah) yang ditemukan di lokasi tersebut merupakan candi.

"Kemungkinan dari penganut Buddha, tetapi lebih condong ke Hindu," katanya di Ketapang, Selasa (28/9/10).

Arkeolog yang melakukan penggalian kesulitan untuk melakukan rekonstruksi karena telah terjadi pergeseran bebatuan. Banyak batuan yang ditemukan sudah bukan lagi pada tempatnya.

 

"Kami mencari sudut bangunan dan luas dari bangunan ini. Sampel-sampel bata yang kita temukan nantinya akan kita coba rekonstruksi kembali," ujar Nugroho, peneliti madya, kepada Tribun.

Para arkeolog itu membentuk masing-masing tim kecil. Mereka dengan dibantu beberapa pekerja dari masyarakat setempat, mencoba mengeruk tanah dari tumpukan batuan tersebut.

"Kita sudah menduga adanya situs ini di Kalimantan Barat, berdasarkan literatur dari Belanda. Penemuan ini bisa dikatakan terbesar dan termasuk langka di Kalimantan. Di daerah lain di Kalimantan, tidak pernah ada situs seperti ini," kata Nugroho.

Balai Arkeologi dan Pemkab Ketapang (melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) akan mengajukannya sebagai situs yang dilindungi oleh negara.

Hal itu sudah tercantum dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya. Tanah tersebut secara tidak langsung akan dikuasai negara dengan melakukan proses ganti rugi kepada pemilik tanah.

Nugroho mengatakan, temuan tersebut bisa mengungkap sejarah Ketapang di masa lalu.

Peneliti lainnya mengungkapkan, dugaan kuat situs itu memang mengarah ke bangunan candi. Sebab, batu bata biasanya digunakan untuk membangun candi.

Pada batu yang diduga untuk menyusun candi juga ditemukan relief bermotif. Ada yang berbentuk telinga kelinci, juga bisa berbentuk daun.

"Masih belum dipastikan apa motif tersebut," ujar sang arkeolog.

Ia mengatakan, sebagian situs tersebut sudah mengalami kerusakan, yakni terjadi pemampatan. Diduga, lokasi tersebut pernah dijadikan jalan untuk truk angkutan.

Arkeolog lainnya menjelaskan, untuk mengetahui situs tersebut berasal dari zaman apa, itu bisa diketahu jika ditemukan kayu atau arang di lokasi yang dimaksud.

"Kalau kita kirim ke Prancis untuk diperiksa, perlu anggaran yang sangat mahal. Belum tentu kita mampu. Makanya, kemungkinan akan lama baru bisa terungkap," ujarnya.

Kadis Budpar Yudo Sudharto berencana mempromosikan cagar budaya tersebut kepada seluruh masyarakat, termasuk keluar Kalbar, sehingga kelak bisa menjadi potensi wisata.

"Saya juga rencana akan mengajak Bapak Bupati untuk berkunjung ke sini. Saya melihat beliau cukup antusias dalam promosi wisata," ujarnya.

Warga setempat, Sabli (52), mengaku tidak tahu menahu adanya benda cagar budaya tersebut.

"Manalah kita tahu, kalau zaman dahulu sih orangtua kita mungkin paham," ujarnya.

Warga lainnya, ibu rumah tangga yang rumahnya bersebelahan dengan situs, mengaku terkejut sekaligus bangga. Ia berharap, kalau pun lokasi rumahnya harus diambil pemerintah, maka ia mendapatkan ganti rugi setimpal.

 

Sumber: Tribun Pontianak

 

Comments  

 
#3 2012-07-19 14:50
klau bleh tau kmu ank mna..
 
 
#2 2012-07-19 14:49
lngsung aj k sana ndag ad yg mlarang kog..
 
 
#1 2011-07-12 07:28
pengen melihat langsung di ketapang, keren!!!!!!!!
 

Add comment


Security code
Refresh

Random Image

Who's Online

We have 26 guests online

Comments

01-09-2014By mashudi
The History of Java - Tho...
gan bisa di download ga/ atau dimana sy bisa dapatkan buku ini readmore
29-08-2014By cak supri
Logo Surabaya Salah Kapra...
gak usah eker ekeran mergo lambang utowo logo wes jarno ae logo koyok ngono tapi kudu di tegesi nek ... readmore
28-08-2014By #faqih
Candi Agung Peninggalan M...
qta rakyat pedesaan qta haus akan sejarah cagar budaya candi agung. MPPMT terjunlah langsung ksni ? ... readmore
25-08-2014By margani
Situs 1.400 Tahun Ditemuk...
Di kecamatan Sumberjaya, Kebon Tebu dan Gedung Surian, Lampung Barat banyak ditemukan dolmen dan men... readmore
10-08-2014By
09-08-2014By
Benteng Kuto Besak: Simbo...
saya adalah mahasiswa sejarah asal Aceh, maaf saya boleh usul situs di Aceh di angkat juga dong...ka... readmore
02-08-2014By
Misteri Tokoh Arya Asvend...
1. Temuan Ring of Fire (gunung2 berapi) membuktikan asal muasal kehidupan berasal. pindahnya bangsa2... readmore
10-07-2014By
Bisnis Uang Lama Menguntu...
maaf admin mau numpang share saya ada uang brazil 10000 ada 3 jika minat PM atau ke no 081703612241 ... readmore
22-06-2014By
Panja RUU Budaya Cari Mas...
Tata nilai budaya yang ada di jogjakarta cukup banyak versinya, salah satunya adalah perikehidupan p... readmore
21-06-2014By
Ditemukan Situs Megalit d...
saya he dak meluruskan sejarah sites megalith diatas saita gAri Tuada ho,yang be nar adalah saitaa g... readmore
RSS