Arkeologi Indonesia

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
HOME Articles Berita Arkeologi Menggali Misteri Candi Muara Jambi

Menggali Misteri Candi Muara Jambi

E-mail Print PDF

candi_tinggi_muarajambiMuara Jambi, - Bagi masyarakat umum, candi mungkin lebih dikenal berada di Pulau Jawa, namun jangan salah. Siapa sangka terdapat perkomplekan candi yang diperkirakan dibangun pada zaman yang sama dengan pembangunan Borobudur di Provinsi Jambi.

Meski belum diteliti lebih lanjut fungsi serta sejarahnya, pihak Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jambi meyakini bahwa situs yang belum terungkap seluruhnya tersebut bisa menjadi potensi wisata sejarah yang fantastis, bahkan tak kalah dengan Borobudur.

Candi Muara Jambi sendiri terletak di Desa Muaro Jambi Kecamatan Muaro Sebo. Dari perkiraan luas 2.612 ha tersebut, candi terletak 2 km sebelah timur laut kota Jambi atau 20 menit perjalanan menggunakan kendaraan darat melalui Jembatan Batanghari 2. Di kawasan ini terdapat Candi Astano, Candi Tinggi, Candi Gumpung, Candi Kembar Batu, Candi Gedong, Candi Kedato dan Candi Koto Mahligai.

Jika dilihat dari segi arsiteknya, bangunan tersebut merupakan peninggalan kebudayaan Buddha pada abad IV dan V masehi. Beberapa meter dari candi telaga tempat pemandian para raja yang dinamakan telaga Rajo. Konon, terdapat harta karun yang terpendam di situs-situs tersebut.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Didy Wuryanto, pihaknya tengah melakukan penelitian terhadap situs tersebut. dengan dibantu alat gelombang detektor. Pihaknya meyakini masih banyak sekali candi-candi yang masih terkubur di area tersebut. Dari total 84 candi yang diperkirakan, yang sudah di eskavasi baru 8 candi, sementara sisanya menyusul karena terhambat masalah biaya pengembangan.

Identitas kebudayaan lokal yang ada di Indonesia memang belum sepenuhnya terungkap, masih banyak yang harus digali demi mencari jati diri, siapa kita sebenarnya dan dari mana kita berasal. Hal tersebut berguna bagi bekal kita untuk melanjutkan masa depan dengan percaya diri, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal akan sejarahnya.

 

 

Sumber: kompas.com
 

Comments  

 
#1 2012-04-15 08:01
It's right. BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGENAL AKAN SEJARAHNYA
 

Add comment


Security code
Refresh

Random Image

Who's Online

We have 17 guests online

Comments

18-12-2014By admin
Aksara Kaganga, antara Ad...
Untuk Pak Sarijo: silahkan hubungi Bapak Rapanie Igama di Museum Negeri Sumsel atau Bapak Wahyu di B... readmore
16-12-2014By sarijo
Aksara Kaganga, antara Ad...
Aku punya surat ulu yang ada di ruas bambu Bagaimana cara mempelajarinya hingga tau kegunaannya dan ... readmore
16-12-2014By subani harjosoemarto
Sekelumit Jejak, Kyai Sad...
jangan gampang ngomong yang menyesatkan yang ngomong sesat itu belum belajar di dalamnya....... Gust... readmore
13-12-2014By Yanuar Abdullah
Misteri Candi Muara Takus...
Perlu didorong upaya pengungkapan misteri Sriwijaya (Saribijayo) ; Datuk Sibijayo. Disini peradaban ... readmore
30-11-2014By uang kuno
Bisnis Uang Lama Menguntu...
Bisnis uang kuno memang sangat menarik readmore
30-11-2014By Rifati
Naskah Sunda Kuno Asal Ja...
Om punten boleh minta alamat yg bisa di hubungi untuk meminta data naskah jampang asli dan yg sdh di... readmore
29-11-2014By ayu
Benteng Penyu di Makassar
materi ini sangat membantu saya..... thanks ya........ yg uda buat ini:) readmore
28-11-2014By bayu
26-11-2014By santridanalam
Situs Liyangan Ungkap Mis...
Liyangan tertibun karena Erupsi Sindoro, apa ada data terkait erupsi Sindoro saat itu? Apa bukan eru... readmore
24-11-2014By panji tohjaya
Bisnis Uang Lama Menguntu...
saya berniat untuk menjual uang dari kerajaan belanda tahun 1617 pecahan 2 1/2 golden yang berminat ... readmore
RSS