Arkeologi Indonesia

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
HOME Articles Berita Arkeologi Pameran Sejarah Masuknya Islam di Maluku

Pameran Sejarah Masuknya Islam di Maluku

E-mail Print PDF

Ambon, - Pameran arkeologi tentang sejarah masuknya Islam di Maluku akan meramaikan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) nasional ke-XXIV di Kota Ambon, Juni 2012.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Benny Gasperz, kepada ANTARA di Ambon, Jumat mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan sejumlah materi yang akan dipamerkan menjelang pelaksanaan MTQ.

"Al Quran tertua juga akan kami pamerkan agar para pengunjung bisa melihat bukti penyebaran Islam di Maluku pada zaman dulu," katanya.

Selain sejarah masuknya Islam, Dinas Pariwisata juga akan memamerkan seni budaya lokal dari sejumlah desa di provinsi seribu pulau itu yang biasanya meramaikan perayaan hari-hari besar Islam, antara lain tari-tarian, musik dan hadrat.

Benny Gasperz mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ada di daerah yakni Balai Kajian Sejarah dan Museum Siwalima untuk mendapatkan materi pameran.

Ia berharap, apa yang akan disajikan dalam pameran arkelologi Islam nanti dapat menambah pengetahuan pengunjung sehingga bisa dikembangkan dan dilestaraikan dengan baik.

"Kami berharap, pengunjung bisa mendapat tambahan pengetahuan bahwa ajaran Islam telah ada di Maluku cukup lama," katanya.

Aset dan potensi pariwisata Maluku yang tersebar di 11 kabupaten/kota juga meramaikan materi pameran, baik wisata bahari maupun religi.

Salah astu aset wisata religi di Pulau Ambon, khususnya di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku adalah Masjid Tua Wapauwe yang berdiri pada 1414 Masehi di Desa Hila. Letaknya tak jauh dari Benteng Duurstede, peninggalan masa penjajahan Belanda.

Konstruksi bangunan masjid Wapauwe tidak menggunakan paku sama sekali, hanya ada pasak kayu pada setiap sambungan.

Di Masjid inilah tersimpan Mushaf Al Quran Imam Muhammad Arikulapessy yang selesai ditulis tangan pada 1550.

Benny menambahan, pihaknya juga akan merenovasi sejumlah aset wisata pantai di Pulau Ambon karena masih menjadi unggulan pemerintah daerah untuk menarik minat pengunjung.

"Kami akan merenovasi pusat rekreasi Pantai Namalatu (Kota Ambon) dan Liang (Kabupaten Maluku Tengah). Proses tender akan dilakukan dalam waktu dekat," katanya.

 

 

Sumber: kompas.com

 

Add comment


Security code
Refresh

Random Image

Who's Online

We have 35 guests online

Comments

10-09-2014By Mahisa Medari
Jejak Mangir, Jejak Pemb...
ada kemungkinan lain tentang kematian ki ageng mangir..karena jika dipikir, meskipun panembahan seno... readmore
07-09-2014By Sukamto
Bisnis Uang Lama Menguntu...
Mau jual koleksi uang kuno gambar pak Karno keluaran tahun 1964 nomnal 1.000 dan 100 rupiah readmore
07-09-2014By Sukamto
Bisnis Uang Lama Menguntu...
Mau jual koleksi uang kuno gambar pak Karno keluaran tahun 1964 nomnal 1.000 dan 100 rupiah readmore
06-09-2014By ThomasKn
The Elephant Cave (Goa Ga...
hiwassee mental health cleveland tn viagra online st alphonsus medical group readmore
02-09-2014By admin
The History of Java - Tho...
coba cari di Gramedia... buku ini termasuk buku yang laris, keluar langsung habis readmore
01-09-2014By mashudi
The History of Java - Tho...
gan bisa di download ga/ atau dimana sy bisa dapatkan buku ini readmore
29-08-2014By cak supri
Logo Surabaya Salah Kapra...
gak usah eker ekeran mergo lambang utowo logo wes jarno ae logo koyok ngono tapi kudu di tegesi nek ... readmore
28-08-2014By #faqih
Candi Agung Peninggalan M...
qta rakyat pedesaan qta haus akan sejarah cagar budaya candi agung. MPPMT terjunlah langsung ksni ? ... readmore
25-08-2014By margani
Situs 1.400 Tahun Ditemuk...
Di kecamatan Sumberjaya, Kebon Tebu dan Gedung Surian, Lampung Barat banyak ditemukan dolmen dan men... readmore
10-08-2014By
RSS