Arkeologi Indonesia

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
HOME Articles Berita Arkeologi Situs Patiayam Tidak Masuk Kategori Kawasan Wisata

Situs Patiayam Tidak Masuk Kategori Kawasan Wisata

E-mail Print PDF

Kudus, - Situs Patiayam di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, belum dianggap sebagai kawasan wisata budaya, karena draf Peraturan Daerah tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW) tidak menyebutkan situs tersebut sebagai kawasan wisata budaya.

"Hal ini, sangat disayangkan karena secara tersurat dan tersirat dalam draf RTRW tersebut tidak menyebutkan kawasan Situs Patiayam sebagai kawasan yang diperuntukkan sebagai wisata budaya maupun wisata alam," kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Kudus, Sunaryo, di Kudus, Jumat.

Ia menganggap, hal tersebut sebagai indikasi Pemkab Kudus terlalu egosentrisme membentuk Kabupaten Kudus sebagai kota industri.

Seharusnya, kata dia, pemerintah juga mempertimbangkan potensinya mendatang, karena Situs Patiayam merupakan aset alami yang tersimpan banyak benda purbakala.

Jumlah benda purbakala yang ada di kawasan tersebut, kata dia, mencapai ribuan benda fosil yang memiliki nilai-nilai historis kehidupan di wilayah Kabupaten Kudus pada zaman dahulu.

"Akan tetapi, peninggalan tersebut tidak mendapat perhatian lebih, meskipun sudah jelas posisinya di dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kudus," ujarnya.

Sejak benda fosil ditemukan, katanya, hingga sekarang belum mendapatkan tempat yang layak karena hanya memanfaatkan satu ruang sederhana di Balai Desa Terban.

Selain itu, kata dia, infrastruktur jalan juga masih perlu diperbaiki karena kondisinya banyak yang rusak secara bervariasi serta infrastruktur penunjang untuk wisatawan juga perlu ditambah.

Beruntung, kata dia, pada 2012 sudah ada anggaran pembangunan rumah fosil sebesar Rp500 juta, serta pemeliharaan Jalan Kancilan-Ngrangit sebesar Rp100 juta dan pemeliharaan Jalan Gajian Watuputih sebesar Rp90 juta yang awalnya sempat tidak dicantumkan dalam RAPBD 2012, karena draf RAPBD 2012 awalnya hanya menganggarkan Rp40 juta untuk pengembangan Situs Patiayam.

Menurut dia, kawasan Situs Patiayam sangat berpotensi menjadi kawasan wisata budaya, termasuk juga sebagai wisata alam, karena di sekitar kawasan Situs Patiayam terdapat Sendang Pengilon, Gua Patiayam, Gardu Pandang yang bisa menjadi tiga tempat wisata baru.

Untuk itu, kata dia, Situs Patiayam harus dimasukkan dalam RTRW Kudus periode 2011-2031, sehingga pengembangannya juga lebih maksimal.

 

 

Sumber: antaranews.com
 

Add comment


Security code
Refresh

Random Image

Who's Online

We have 15 guests online

Comments

25-01-2015By dea aoelia
Museum Ronggowarsito Sema...
hallo,saya kemarin habis maen ke sana,koleksiny cukup banyak,ternyata disana banyak pengetahuan yang... readmore
21-01-2015By
Tradisi Penguburan Dalam ...
My family members every time say that I am wasting my time here at net, but I know I am getting fami... readmore
06-01-2015By
Misteri Candi Muara Takus...
Muaro Takusi... Berdekatan dengan wilayah darek (darat) Kerajaan Malayu dan belum dipastikan apakah ... readmore
06-01-2015By
Logo Surabaya Salah Kapra...
Ngomong taek ta!! Ojok garai mumet rek... suroboyo yo suroboyo cok urusono kota seng durung maju kon... readmore
04-01-2015By
Kampung pengrajin pendok,...
langsung saja kpd pengelola web ini. saya tidak menemukan alamat/no telp/hp yang bisa dihubungi situ... readmore
03-01-2015By
Kampung pengrajin pendok,...
Saya bisa minta no hp saya ingin minta info sarung bahan kayu gaharu.pegangan kayu nagasari untik pa... readmore
31-12-2014By
Bisnis Uang Lama Menguntu...
Saya punyà uang koin dari tahun 1200an. Yang berminat hubungi 085242200677 readmore
18-12-2014By
Aksara Kaganga, antara Ad...
Untuk Pak Sarijo: silahkan hubungi Bapak Rapanie Igama di Museum Negeri Sumsel atau Bapak Wahyu di B... readmore
16-12-2014By
Aksara Kaganga, antara Ad...
Aku punya surat ulu yang ada di ruas bambu Bagaimana cara mempelajarinya hingga tau kegunaannya dan ... readmore
16-12-2014By
Sekelumit Jejak, Kyai Sad...
jangan gampang ngomong yang menyesatkan yang ngomong sesat itu belum belajar di dalamnya....... Gust... readmore
RSS