Arkeologi Indonesia

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
HOME Articles Berita Arkeologi Candi Muarojambi Segera Terbebas dari Penambang

Candi Muarojambi Segera Terbebas dari Penambang

E-mail Print PDF

candi_tinggi_muarojambiJambi, - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jambi, Didy Wurjanto menyatakan, situs candi Muarojambi di Kabupaten Muarojambi, Jambi akan segera terbebas dari beberapa bangunan penampungan milik perusahaan tambang di daerah itu.

Kawasan percandian seluas 2.612 sebelumnya banyak menuai polemik di kalangan pemerhati sejarah dan kebudayaan Jambi. Hal itu disebabkan banyaknya, lokasi penampungan tambang batubara, minyak sawit dan pabrik kepala yang berdiri didalam kawasan situs percandian itu.

"Kami hanya menunggu selesainya upaya kajian dasar hukum yang sedang dilakukan tim khusus. Diperkitrakan dalam tahun ini sudah selesai, sehingga kawasan candi Muarojambi memiliki payung hukum, dan tentunya semua kegiatan yang dianggap bisa mengganggu dan merusak kawasan candi harus hengkang tahun ini juga," kata Didy Wurjanto di Jambi, Selasa.

Menurut dia, tim kajian hukum Candi Muarajambi antara lain terdiri dari kalangan ahli kepurbakalaan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Dalam Negeri, Kementrian Pendidikan Nasional dan Kebudayaan serta kementrian terkait lainnya. "Tim ini saat ini tengah melakukan pengkajian secara serius," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, beberapa kegiatan yang tidak boleh berada di dalam kawasan percandian, diantaranya adalah kegiatan penggalian tanah, membuang limbah dan semua yang menimbulkan kerusakan akan dilarang dari kawasan tersebut.

"Untuk kegiatan petani dan penggarap sawah saya kira tidak termasuk kegiatan yang dapat mengganggu kawasan percandian, maka kemungkinan kita tidak akan melarang warga yang sejak awal sudah memanfaatkan kawasan ini sebagai kawasan pertanian," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Svarnadvipa Institute, M. Husnul Abid, menilai keberadaan perusaahaan di dalam situs percandian dapat mengancam kelestarian kawasan percandian.

Menurut dia, ada dua langkah mendesak yang perlu dilakukan dalam penyelamatan situs percandian terbesar di Asia Tenggara itu.     Pertama, penghentian aktivitas industri di kawasan percandian. Kedua adalah, kawasan percandian seluas 2.612 hektare segera ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya.

"Persoalan kawasan percandian Muarajambi bermula dari belum ditetapkannya kawasan candi ini sebagai kawasan cagar budaya," katanya.

Upaya penyelesaian masalah ini, kata dia, agar warga sekitar kawasan percandian tidak dilupakan dan perlu upaya yang menguntungkan semua atau win win solution, baik antara pemerintah dan industri.

Sementara itu, beberapa perusahaan yang sudah berada di dalam kawasan itu diantaranya adalah PT. MBT, PT. NDT, PT. BBI, PT. KBT, PT. TGM, PT. SAP dan PT. Tanoto Steel.

 

 

Sumber: kompas.com
 

Add comment


Security code
Refresh

Random Image

Who's Online

We have 30 guests online

Comments

10-07-2014By aditya
Bisnis Uang Lama Menguntu...
maaf admin mau numpang share saya ada uang brazil 10000 ada 3 jika minat PM atau ke no 081703612241 ... readmore
22-06-2014By sigit widodo
Panja RUU Budaya Cari Mas...
Tata nilai budaya yang ada di jogjakarta cukup banyak versinya, salah satunya adalah perikehidupan p... readmore
21-06-2014By GAMALIEL HALAWA
Ditemukan Situs Megalit d...
saya he dak meluruskan sejarah sites megalith diatas saita gAri Tuada ho,yang be nar adalah saitaa g... readmore
10-06-2014By Affan
Logo Surabaya Salah Kapra...
Ini kan cuman masalah simbol atau maskot. sudah banyak sbenarnya yg tau kalau arti sebenarnya adalah... readmore
05-06-2014By dedi damhudi
Bisnis Uang Lama Menguntu...
Saya punya uang kertas thn.1946 nilai 10 sen zaman belanda readmore
04-06-2014By wahyu avay
Bisnis Uang Lama Menguntu...
klo mau uang dengan no seri cantik dan huruf abjad kembar hubungi 081807061708 wahyu readmore
27-05-2014By
Hukuman Mati di Batavia
Ada gak foto Demang Lehman (Pahlawan Banjarmasin) yang dihukum gantung di Martapura Kalimantan Selat... readmore
06-04-2014By
Logo Surabaya Salah Kapra...
Bapak sebaiknya baca buku Hikajat Soerabaia Tempo Doeloe karya Dukut Imam Widodo. Disitu ada asal mu... readmore
20-03-2014By
Misteri Candi Muara Takus...
Semuanya betul, keterunannya masih ada smpai sekarang, aku keturunan raja-raja. Sriwijaya readmore
20-03-2014By
Misteri Candi Muara Takus...
Benar la, semuanya betul, soalnya aku keturunan pangerannya readmore
RSS