Arkeologi Indonesia

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
HOME Articles Berita Arkeologi Museum Gunung Merapi Berlakukan Tiket Masuk mulai 1 Januari

Museum Gunung Merapi Berlakukan Tiket Masuk mulai 1 Januari

E-mail Print PDF
SLEMAN, - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mulai 1 Januari 2010 memberlakukan tiket masuk bagi pengunjung Museum Gunungapi Merapi (MGM) di Dusun Banteng, Kecamatan Pekem, Sleman.

"Pemberlakuan tiket masuk ini sesuai Peraturan Bupati Sleman Nomor 83 Tahun 2009 tertanggal 28 Desember 2009 tentang biaya masuk Museum Gunungapi Merapi sebesar Rp3.000 per orang," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman Dwi Supriyanto, Rabu (30/12).

Menurut dia, pemberlakuan tiket masuk ini, setelah tiga bulan sebelumnya pengunjung museum tidak dipungut biaya alias gratis.

"Setelah peresmian, selama tiga bulan lalu kami tidak memungut biaya masuk dari pengunjung museum ini, dan mulai 2010 kami memberlakukan tiket masuk," katanya.

Ia mengatakan karena MGM dinilai merupakan potensi wisata yang prospektif bagi Kabupaten Sleman, maka ke depan pengelolaan museum ini akan ditangani secara khusus oleh sebuah unit pelaksana teknis daerah (UPTD) di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman.

"Kami bersama instansi terkait akan menempatkan petugas di UPTD itu untuk menangani penjualan tiket dan urusan operasional lainnya guna mengoptimalkan pengelolaan museum ini," katanya.

Dwi mengatakan meskipun mulai diberlakukan tiket masuk sebesar Rp3.000 per orang, pihaknya optimistis di masa mendatang MGM tetap banyak pengunjungnya.

"Sebab, museum ini bukan sekadar tempat wisata, namun lebih dari itu sebagai wisata edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya kalangan keluarga, sekolah, dan perguruan tinggi," katanya.

Menurut dia, MGM merupakan wahana yang tepat untuk melihat dan mengetahui potensi kegunungapian di seluruh dunia, khususnya Indonesia.

Ia mengatakan lebih spesifik lagi MGM juga mengekspose kesejarahan Gunung Merapi yang merupakan salah satu gunungapi paling aktif di dunia.

"Museum ini merupakan sarana edukasi yang sangat positif bagi pelajar maupun mahasiswa untuk lebih mengenal tentang kegunungapian," katanya.



Sumber: http://www.mediaindonesia.com/
 

Add comment


Security code
Refresh

Random Image

Who's Online

We have 24 guests online

Comments

21-12-2014By Richardoa
The Elephant Cave (Goa Ga...
best drugstore dark spot corrector lorazepam ohne rezept illinois mental health facilities readmore
18-12-2014By admin
Aksara Kaganga, antara Ad...
Untuk Pak Sarijo: silahkan hubungi Bapak Rapanie Igama di Museum Negeri Sumsel atau Bapak Wahyu di B... readmore
16-12-2014By sarijo
Aksara Kaganga, antara Ad...
Aku punya surat ulu yang ada di ruas bambu Bagaimana cara mempelajarinya hingga tau kegunaannya dan ... readmore
16-12-2014By subani harjosoemarto
Sekelumit Jejak, Kyai Sad...
jangan gampang ngomong yang menyesatkan yang ngomong sesat itu belum belajar di dalamnya....... Gust... readmore
13-12-2014By Yanuar Abdullah
Misteri Candi Muara Takus...
Perlu didorong upaya pengungkapan misteri Sriwijaya (Saribijayo) ; Datuk Sibijayo. Disini peradaban ... readmore
30-11-2014By uang kuno
Bisnis Uang Lama Menguntu...
Bisnis uang kuno memang sangat menarik readmore
30-11-2014By Rifati
Naskah Sunda Kuno Asal Ja...
Om punten boleh minta alamat yg bisa di hubungi untuk meminta data naskah jampang asli dan yg sdh di... readmore
29-11-2014By ayu
Benteng Penyu di Makassar
materi ini sangat membantu saya..... thanks ya........ yg uda buat ini:) readmore
28-11-2014By bayu
26-11-2014By santridanalam
Situs Liyangan Ungkap Mis...
Liyangan tertibun karena Erupsi Sindoro, apa ada data terkait erupsi Sindoro saat itu? Apa bukan eru... readmore
RSS