Arkeologi Indonesia

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
HOME Articles Etnoarkeologi Refleksi Sistem Religi Pada Peninggalan Megalitik Di Tana Toraja (Studi Etnoarkeologi)

Refleksi Sistem Religi Pada Peninggalan Megalitik Di Tana Toraja (Studi Etnoarkeologi)

E-mail Print PDF
Article Index
Refleksi Sistem Religi Pada Peninggalan Megalitik Di Tana Toraja (Studi Etnoarkeologi)
page 2
page 3
page 4
page 5
page 6
All Pages
Oleh: Muhammad Nur, Universitas Hasanudin

A. Pendahuluan

Refleksi Sistem Religi Pada Peninggalan Megalitik Di Tana Toraja (Studi Etnoarkeologi)Dalam arkeologi, pengertian megalitik telah banyak dikemukakan oleh para ahli yang pada awalnya mengacu kepada pengertian secara etimologis, yaitu mega berarti besar dan lithos berarti batu (Soejono, 1984:205). Dengan demikian pengertian secara etimologis mencakup suatu budaya yang terbuat dari batu-batu besar. R. von Heine Geldern (1945:149) dalam penelitiannya terhadap budaya megalitik di Asia Tenggara, mengemukakan suatu pengertian bahwa budaya megalitik selalu berkaitan dengan pemujaan terhadap arwah leluhur (ancestor worship). Pengertian ini merujuk pada bangunan megalitik yang selalu dihubungkan dengan maksud tertentu yang berkaitan dengan alam kubur.

Pendapat Geldern (1945:149) meluaskan pengertian kebudayaan megalitik pada bentuk dan fungsinya. Dalam perkembangan kajiannya, pengertian megalitik yang berdasarkan pada bentuk dan fungsi (batu-batu besar sebagai sarana pemujaan), tampaknya tidak merepresentasikan keadaan yang sesungguhnya. Akhirnya F.A. Wagner (1962 :72) memberikan pendapat yang kemudian dipakai sampai sekarang yaitu konsep megalitik sebenarnya bukan hanya mengacu pada batu-batu besar, karena batu kecil bahkan tanpa monumen sekalipun, sesuatu dapat dikatakan berciri megalitik apabila hal tersebut didasarkan pada maksud dan tujuannya berkaitan dengan pemujaan arwah leluhur. Pengertian tersebut memperluas cakupan bahasan tentang kebudayaan megalitik yang diarahkan pada sistem kepercayaan.

Di Indonesia, dari hasil penelitian dapat diketahui beberapa bentuk peninggalan megalitik seperti dolmen, menhir, teras berundak, arca megalitik, tahta batu, altar batu, lumpang batu, batu dakon, batu bergores, susunan temu gelang dan berbagai bentuk penguburan seperti peti batu, bilik batu, waruga, kalamba, sarkopagus, liang batu, batu pahat (Soejono, 1984:205-238). Hal yang membuat kebudayaan ini menarik karena bentuk-bentuk monumen tersebut selalu menunjukkan perbedaan bentuk dan fungsi pada setiap culture area.

Salah satu daerah di Indonesia yang masih melanjutkan tradisi megalitik adalah suku Toraja (Heine Geldern, 1945:129, Soejono, 1984:304-312) di Sulawesi selatan. Daerah ini kurang populer sebagai ladang penelitian arkeologi sehingga informasi tentang peninggalan budayanya kurang diketahui. Penelitian arkeologi pada tahap awal dan bersifat deskriptif telah dilakukan oleh A.C. Kruyt (1938), Eric Cristal (1974), Harun Kadir (1977), Santoso Soegondo dan kawan-kawan (1996), Akin Duli (1999), Lenggo dan Nur (2003). Hasil dari penelitian awal tersebut dapat memberikan gambaran bahwa daerah Tana Toraja sangat potensial secara arkeologis untuk diteliti lebih mendalam, terutama yang berkaitan dengan budaya megalitik dengan ditemukannya berbagai bentuk peninggalan seperti menhir, keranda mayat serta tradisi yang masih bertahan sampai sekarang.


(gambar lain dapat dilihat di Photo Gallery > Lain-lain)


 

Add comment


Security code
Refresh

Random Image

Who's Online

We have 28 guests online

Comments

09-11-2014By dwi
The History of Java - Tho...
bagi yang sedang mencari Buku The History Of Java bagi yang di Jogja bisa datang langsung ke Toko Bu... readmore
04-11-2014By Eunike Yuditha
Berkunjung ke Kelenteng S...
Vihara surga neraka ini sudah menjadi bangunan cagar budaya atau belum? readmore
27-10-2014By My School
23-10-2014By kang tomo
Bisnis Uang Lama Menguntu...
Saat ini saya ada uang kuno seri budaya,sukarno, sudirman,pekerj a lengkap Seri hewan ada gajah,maca... readmore
21-10-2014By Joseph Tanuwijaya
Bisnis Uang Lama Menguntu...
Saya punya uang koin Rp.2000,00 seri hewan harimau sumatera tahun 1974.... minat email langsung ke s... readmore
17-10-2014By ally syarif
Melihat Kondisi Kawasan B...
lama kelamaan desa hijauku akan hilan readmore
15-10-2014By Yulianti Arafah
Kejayaan Maritim Nusantar...
Selamat Siang, Nama sy Yulianti, Apakah ada Buku mengenai : "Majapahit Peradaban Maritim dg sub judu... readmore
15-10-2014By JEPRILUMBU
Taman Cinta Sultan Aceh
ARTIKELNYA. SANGAT MEMBANTU PAK.. readmore
10-10-2014By mugirahayu batik
Penetapan Batik sebagai W...
Penetapan batik oleh UNESCO adalah langkah awal budaya nusantara jadi masterpiece. Ngomongin batik, ... readmore
09-10-2014By Musri
Temuan Gua Penguburan di ...
Temuan kerangka paruh burung raksasa, ternyata sama dengan bangkai paus di Selandia Baru yang terlan... readmore
RSS